Total Tayangan Laman

Search This Blog

Rasa Unik pada Tubuh Kita




Pernahkan kita menyadari ada rasa unik pada tubuh kita, dan rasa itu sering kita rasakan dalam kehidupan sehari – hari. seperti ketularan menguap, merinding waktu menyusuri jalan yang gelap sendirian, atau pipi menjadi merah karena malu saat mau nyatain cinta.

Apa sebenarnya yang terjadi di tubuh kita, sampai muncul rasa unik tersebut? Nah, dibawah ini ada beberapa penjelasan yang dapat membantu memupus rasa penasaran anda.

Cegukan
Entah dari mana datangnya, cegukan selalu tiba-tiba datangnya dan sulit dihentikan. Kontraksi di area diafragma menyebabkan pity soars mendadak menutup dap melahirkan bunyi "huk!" Yang bisa memicu cegukan di antaranya makan banyak, konsumsi alkohol atau minuman bersoda, stres, serta kegembiraan yang tiba-tiba. Untung cegukan biasanya hanya berlangsung sebentar.

Deja Vu
Deja vu adalah perasaan aneh yang mungkin kerap anda alami, serasa pernah bertemu seseorang yang baru ditemui, berada di suatu tempat, atau melakukan sesuatu yang sama sebelumnya, meski barangkali Anda belum pernah mengalaminya. Rasa seperti ini sulit dipelajari karena terjadi secara acak, tanpa tanda-tanda, dan biasanya hanya berlangsung 10-30 detik. Sejumlah teori mengaitkan ini dengan suatu bagian di otak yang memproses memori jangka panjang. Terjadinya penundaan koneksi antara memori dan pengenalan objek atau kejadian bisa menjelaskan tentang deja vu.

Merinding
Saat anda berjalan ditempat yang sepi atau sedang melewati kuburan, pasti anda akan merasakan merinding dan  berdiri si bulu roma. Merinding disebabkan oleh hormon stres adrenalin yang dilepaskan saat kita dingin atau takut. Adrenalin mendorong otot-otot kecil yang melekat pads rambut, sehingga meregang.

Rona Merah di pipi
Ketika merasa malu, grogi, canggung, atau saat – saat mau nyatain cinta, bisa muncul rona kemerahan di pipi. Itu karena adrenalin di tubuh Anda secara otomatis memacu papas dap detak jantung, lalu mengirim lebih banyak darah ke wajah, jadilah pipi memerah.

Menguap
Mungkin anda pernah ketularan menguap , beberapa saat setelah teman di sebelah anda menguap? Namun, para ahli tidak tahu persis mengapa menguap bisa menular. Ada yang menduga ini merupakan tanda empati dan membantu memelihara ikatan antarmanusia.

Tidak ada komentar:

 

Mengenai Saya

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.